Lagi-lagi Ibu terlambat menjemput Momo di sekolah. Ibu harus berjalan kaki, karena Ibu tidak bisa naik sepeda. Kini Ibu ingin belajar naik sepeda. Namun, Ibu harus menemukan sepeda yang cocok untuknya. Yuk, simak kisah Ibu mencari sepeda yang pas.
Hari ini Ayah pulang dari tempat kerjanya di luar negeri. Ara membayangkan Ayah harus menaiki berbagai kendaraan untuk sampai di desa mereka. Lalu, tiba-tiba terjadilah keajaiban.
Semua orang sibuk mempersiapkan kelahiran adik bayi. Mbah meminta Slamet menjaga jarik yang disiapkan untuk adik. Slamet bosan. Dia mulai bermain dengan jarik-jarik itu, dan .... oh, tidak! Jarik itu robek. Apa kata Mbah nanti? Apa yang akan dilakukan Slamet.
Tabungan Mak Siti dan Kisah Muslimah Tangguh lainnya, menjadi bukti bahwa di balik perjalanan hidup setiap muslimah, tersimpan cerita yang mampu menggetarkan qalbu. Menjadi muslinah bukanlah suatu alasan untuk takut melakukan perubahan, yang dimulai dari diri sendiri terlebih dulu, sehingga proses yang dilaluinya suka, duka, tangis, tawa yang nantinya akan membentuknya menjadi tangguh.
Kisah akan terus bertambah dan berkembang di setiap hari yang kemudian mengisi sudut-sudut peristiwa. Banyaknya kisah yang dimiliki tentunya meminta pemiliknya untuk mengingatnya sedemikian rupa sehingga tak berkurangnya kisah untuk diceritakan di kemudian hari. Namun, rasanya akan begitu sulit mengingat semua itu sebab tingkat kemampuan mengingat manusia tentu ada batasnya. Artinya, diperlukan…
Buku ini berisi tentang seorang anak yang menceritakan kegiatan keseharian abinya. Abinya adalah orang yang paling sibuk di antara anggota keluarga yang lain. Abi bekerja mulai dari pagi hari hingga malam hari. Di hari libur abi mengajak bersepeda, memetik jambu di halaman rumah, dan membuat jus. Abi mengajarkan anak-anaknya untuk menjadi anak yang tangguh, mandiri, bersikap baik kepada orang l…
Burung hantu biasa beraktivitas di malam hari. Namun, Olli justru takut dan memilih untuk tidur saja. Wah, kenapa ya? Kisah ini dilengkapi dengan fakta seru tentang hewan nokturnal di akhir cerita.
Woli si benang merah ingin sekali bepergian ke berbagai tempat seperti temannya, Pus si kucing. Akan tetapi, setiap kali dia berusaha meninggalkan rumah, usahanya selalu gagal. Akankah Woli bisa melihat dunia seperti temannya, Pus?
Para pekerja rotan tidak dapat bekerja karena tidak ada bahan baku. Mereka pun menunggu sambil bermain bola, tetapi bola sepakku hilang. Kata ayah, aku akan dibelikannya bola jika barang rotan kami laku. Aku pun menunggu pembeli sambil melakukan sesuatu. Coba tebak, apa itu ? Yukk ikuti ceritanya dengan membaca buku di Perpustakaan. Selamat Membaca!